Karpet Anda Mau Dibersihkan? Simak Tips Berikut

Penggunaan karpet dalam ruangan kadang menjadi pilihan terbaik untuk memberikan keadaan yang nyaman bagi pengunjung. Fungsi karpet bermacam-macam, jadi dari penambah estetika, meredam suara, memberikan pengamanan ekstra, atau sebagai alas duduk dan bermain dengan keluarga.

Nyamannya karpet tentu saja harus diiringi dengan mutu kebersihannya. Karpet yang tidak dirawat dan dibersihkan dengan baik justru dapat menjadi sarang kuman penyakit. Perawatan karpet sebetulnya perlu penanganan khusus, namun bukan berarti tidak dapat dilaksanakan sendiri ya.

Ada 2 cara mencuci karpet, yaitu secara manual dengan menyemprot dan menyikatnya atau mencucinya dalam mesin cuci. Namun sebelum memroses cuci, sebaiknya periksa dengan detil keadaan karpet secara keseluruhan. Jika tersedia bagian karpet yang konstruksi anyaman serat benangnya udah rusak atau rapuh, sebaiknya konfirmasikan lebih-lebih dulu dengan pemiliknya.

Karpet adalah juga keliru satu produk tekstil perlengkapan tempat tinggal tangga yang paling mudah kotor karena di injak-injak tiap-tiap hari, namun justru paling jarang dicuci. Paling sering cuma di sedot debunya saja secara berkala.

Mencuci karpet dapat dilaksanakan baik secara manual dengan cara menyemprot dan menyikat tangan ataupun dengan cara dicuci dalam mesin cuci. Tergantung dari bentuk, ukuran luas bidang karpet dan beratnya.

Jangan lupa memperhatikan pula kekuatan konstruksi anyaman serat benangnya, lebih-lebih dibagian tepi karpet (biasanya berwujud jurai-jurai serat benang). Hati-hati terkecuali karpet udah rapuh baik sebagian apalagi keseluruhannya. Khusus untuk karpet yang rapuh, sebaiknya jangan mengambil alih resiko, langsung beritahukan atau dikembalikan kepada pemiliknya, sebelum dicuci. Namun Anda tidak perlu risau lagi, Anda bisa hubungi Jasa Cuci Karpet

http://raficlean.co.id

CARA PENCUCIAN KARPET SECARA MANUAL :

Gelar karpet dilantai, selanjutnya sedot atau hilangkan debu-debunya dengan gunakan mesin vacuum cleaner. Sebaiknya gunakan mesin vacuum cleaner jenis wet & dry, agar dapat digunakan untuk menyedot debu dan sekaligus dapat digunakan juga untuk menyedot air.

Setelah debu hilang, bentangkan karpet dengan cara digantung di area jemuran yang terbuat dari bambu atau pipa besi dengan diberi penyangga yang memadai kuat, atau Boleh juga dengan cara senantiasa digelar dilantai.

Semprot karpet dengan air dingin. Akan lebih baik terkecuali gunakan alat penyemprot yang bertekanan, seperti yang biasa dipakai untuk mencuci mobil atau motor, agar kotoran dan debunya dapat lebih maksimal dikeluarkan.

Selanjutnya gunakan sabun atau deterjen yang biasa dipakai mencuci pakaian. Namun terkecuali dambakan kenakan shampo karpet, juga tidak tersedia salahnya.

Sikat dengan tangan atau sikat yang bertangkai dengan lembut di bagian karpet yang kotor. Jangan menyikat sangat keras agar bulunya tidak rontok.

Setelah bersih, melakukan pembilasan dengan semprotan yang tidak keras (lembut), dan biarkan air membawa semua kotoran dari karpet. Ulangi pembilasan ini, sampai karpet bersih dari sabun dan kotoran-kotorannya.
Beri pelembut (softener) dengan cara di larutkan dengan air dingin secukupnya, cocok kebutuhan.

Keringkan karpet dengan cara digantung di angin-angin di area yang tidak langsung terkena sinar matahari agar bulu karpet tidak kasar, namun sirkulasi udaranya memadai baik, agar karpet tidak bau.

Setelah karpet kering taburi dengan baking soda atau soda kue (untuk menghalau bau sekaligus menyerap lembab). Biarkan beberapa waktu, sesudah itu bersihkan baking soda tadi dengan cara disedot mesin vacuum cleaner sampai bersih.

Bangunkan ulang bulu-bulunya (jika diakui perlu) dengan cara menyikat-nyikatnya dengan sikat tangan plastik dengan lembut.
Gulung atau lipat karpet cocok standar yang udah ditetapkan, sesudah itu masukkan kedalam kantong plastik pembungkus agar tidak kotor terkena debu. Semprotkan wangi-wangian (jika perlu), sebelum plastik pembungkusnya ditutup.

CARA PENCUCIAN KARPET DENGAN MESIN CUCI KHUSUS :
Gelar karpet dilantai, selanjutnya sedot atau hilangkan debu-debunya dengan gunakan mesin vacuum cleaner.
Masukkan karpet kedalam mesin cuci, dan melakukan sistem pencuci biasa dan dengan jenis chemical yang sama seperti mencuci pakaian yang berwarna terang. Jangan lupa diberi pelembut (softener) secukupnya sebelum diperas. Persingkat waktu pemerasan akhir (final extract).

Keluarkan karpet dari mesin cuci dan gantung di area jemuran di angin-angin di area yang tidak langsung terkena sinar matahari agar bulu karpet tidak kasar, namun sirkulasi udaranya memadai baik, agar karpet tidak bau.
Setelah karpet kering taburi dengan baking soda atau soda kue (untuk menghalau bau sekaligus menyerap lembab). Biarkan beberapa waktu sesudah itu bersihkan baking soda tadi dengan cara disedot mesin vacuum cleaner sampai bersih.

Bangunkan ulang bulu-bulunya (jika diakui perlu) dengan cara menyikat-nyikatnya dengan sikat tangan plastik dengan lembut.
Gulung atau lipat karpet cocok standar yang udah ditetapkan, sesudah itu masukkan kedalam kantong plastik pembungkus agar tidak kotor terkena debu. Semprotkan wangi-wangian (jika perlu), sebelum plastik pembungkusnya ditutup.

Baca Juga: Jasa Poles Lantai Profesional

  • Tips Bermanfaat Membersihkan Septic Tank
    Jika Anda memiliki rumah tangga dengan septic tank, Anda

  • Tidak lagi layak untuk menjalankan bisnis, bahkan bisnis yang sulit, tanpa kehadiran web. Konsumen

  • Hampir tujuh tahun yang lalu, Michelle Schroeder-Gardner memulai blognya, Making Sense of Cents, untuk

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *