Tips sebelum kamu berangkat kuliah ke luar negeri

Bagi kamu yang sudah diterima di universitas luar negri tentunya adalah hal yang sangat membanggakan. Sekolah di luar negeri memberikan tantangan tersendiri dalam pengalaman kamu. Hal yang paling utama harus dilakukan sebelum kamu berangkat kuliah di luar negeri adalah kemampuan untuk bisa beradaptasi dengan suasana yang baru. Tentu ini bukanlah hal mudah untuk dapat menyesuaikan diri secara cepat.

Biasanya sebelum memutuskan sekolah di luar negeri kamu akan berkonsultasi dengan lembaga pendidikan. Perwakilan dari lembaga pendidikan akan memberikan kamu penjelasan apa saja hal hal perlu dipersiapkan terutama berkas – berkas untuk mengurus pendidikan di sana dan berkas untuk mengurus tempat tinggal. Mereka juga akan mengarahkan kamu dalam memutuskan sekolah apa yang sesuai dengan kemampuan dan minat kamu. Namun, persiapan tidak hanya itu, ada beberapa persiapan lain yang juga penting untuk dilakukan. Simak persiapannya berikut ini yuk

Ketahui lebih dalam tentang universitas yang dipilih

Setelah memutuskan universitas yang akan dituju, sebaiknya kamu mencari informasi detail tentang sekolah/universitas tersebut. Bagaimana suasana disana, lingkungan dan budaya di sekolah tersebut sehingga kamu merasa familiar saat masuk kelak. Pelajari dan pahami pula jadwal studi (silabus) jurusan yang kamu pilih agar kamu bisa mempunyai gambaran mata kuliah apa saja yang akan kamu pelajari nanti.

Mencoba lebih aktif

Keaktifan menjadi hal nomor satu saat kamu kuliah di luar negeri. Sebab dari keaktifan inilah kamu akan termotivasi untuk mengembangkan diri dalam belajar. Mungkin kamu akan merasakan banyak perbedaannya saat sebelumnya kamu bersekolah di sekolah yang mengajarkan dengan metode classical learning. Maka, biasakanlah untuk aktif, rajin-rajinlah memotivasi diri bahwa keaktifan merupakan salah satu jalan menuju kesuksesan studi.

Mengurus izin tinggal di luar negri

Untuk dapat tinddal di luar negri, kamu memerlukan pengurusan izin tinggal berupa visa dan passport. Saat disana kamu wajib melaporkan perizinan diri ke kepolisian setempat, membayar tution fee , mengurus keuangan traveler cheque, membuat rekening bank, menemui calon pembimbing selama di sana dan mencari tempat tinggal atau asrama yang akan ditempati.

Beradaptasi untuk shock culture

Beradaptasi dengan budaya baru memang gampang-gampang susah, apalagi budaya yang bertolak belakang dengan kebudayaan kita. Seringkali hal ini menjadi kendala saat belajar ke luar negri. Persiapkan dirimu dengan mempelajari budaya setempat. Kamu bisa mencari informasi melalui buku,internet, atau dari pengalaman orang yang pernah belajar di negara tersebut. Sehingga anda bisa cepat beradaptasi tanpa melakukan kesalahan atau merasa tidak percaya diri.

Adaptasi keadaan iklim yang ekstrim

Belajar di negara dengan 4 musim akan sangat merepotkan bagi kita yang terbiasa hidup di negara tropis. Kamu perlu mempersiapkan diri, dan barang-barang yang sesuai dengan iklim tersebut. Apalagi jika harus berhadapan dengan musim dingin yang ekstrim, kamu harus menyiapkan baju hangat dan perlengkapanya agar kamu ga membeku disana.

Mengatur keuangan dengan bijak

Jika kamu hidup sendiri, kamu harus bisa mengatur sendiri keuanganmu. Mulai dari pendapatan hingga pengeluaran, sangatlah penting. Jika kamu mendapat beasiswa, maka kamu perlu mengelola biaya hidup yang diberikan oleh pihak pemberi beasiswa. Jika mungkin cobalah untuk bekerja paruh waktu. Karena banyak pelajar yang memanfaatkan waktu luangnya dengan bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang tambahan.

Belajar bahasa setempat

Tidak semua sekolah di luar negeri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Beberapa negara tertentu menggunakan bahasa nasional mereka seperti Jepang, Korea, Perancis, Belanda, dan Jerman. Meskipun kamu sudah mahir ber bahasa Inggris, setidaknya kamu harus menguasai bahasa nasional negara tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi jika kamu harus berinteraksi dengan masyarakat disana sehingga kamu tidak mengalami kesulitan. Bergabunglah dengan klub bahasa asing selain Inggris.

baca juga beasiswa ke luar negri untuk mahasiswa S1

  • Jika

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *